Data Analytics

dbt - Fitur Lanjutan

Macro Jinja, tes kustom, packages, hooks, snapshots, incremental models, orkestrasi CI/CD

20 pertanyaan wawancaraยท
Senior
1

Apa perbedaan antara macro dan model di dbt?

Jawaban

Macro adalah blok kode Jinja yang dapat digunakan kembali yang menghasilkan SQL secara dinamis, sedangkan model adalah file SQL yang menghasilkan tabel atau view di data warehouse. Macro membantu memfaktorkan kode berulang dan membuat fungsi kustom, sedangkan model mendefinisikan struktur data yang ditransformasi.

2

Bagaimana mendeklarasikan macro kustom di dbt?

Jawaban

Macro dbt dideklarasikan dalam file .sql di dalam folder macros/ menggunakan tag Jinja macro dan endmacro. Nama macro didefinisikan dalam tag macro, dan dapat menerima parameter. Macro kemudian dapat dipanggil di model menggunakan sintaks kurung kurawal ganda Jinja.

3

Apa manfaat utama dari incremental models di dbt?

Jawaban

Incremental models memungkinkan pemrosesan hanya data baru atau yang dimodifikasi sejak run terakhir, alih-alih membangun ulang seluruh tabel. Ini secara signifikan mengurangi waktu eksekusi dan biaya compute untuk tabel besar, sambil menjaga data tetap up to date.

4

Konfigurasi apa yang diperlukan untuk mendefinisikan incremental model di dbt?

5

Apa tujuan dari strategi merge dalam incremental model dbt?

+17 pertanyaan wawancara

Kuasai Data Analytics untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis