Laravel

Caching

Konfigurasi cache, cache drivers, penyimpanan, pengambilan, cache tags, cache events, cache helpers, query caching

18 pertanyaan wawancaraยท
Mid-Level
1

Apa itu sistem cache di Laravel?

Jawaban

Cache Laravel memungkinkan penyimpanan sementara data yang mahal untuk dihitung guna meningkatkan performa aplikasi. Laravel menyediakan API terpadu untuk berbagai backend cache (Redis, Memcached, file, database, array). Caching mengurangi query database yang berulang dan mempercepat waktu respons dengan menyimpan hasil di memori atau disk.

2

Cache driver apa saja yang didukung oleh Laravel?

Jawaban

Laravel mendukung beberapa cache driver: file (penyimpanan disk), database (tabel khusus), Redis (in-memory cepat), Memcached (in-memory terdistribusi), DynamoDB (cloud), array (in-memory, hanya untuk testing), dan null (tanpa caching). Setiap driver memiliki kasus penggunaan tertentu: Redis untuk performa, file untuk kesederhanaan, database untuk menghindari dependensi eksternal, array untuk testing.

3

Bagaimana cara menyimpan nilai di cache selama 60 detik?

Jawaban

Menggunakan Cache::put('key', 'value', 60) menyimpan nilai dengan masa hidup 60 detik. Parameter pertama adalah kunci unik, kedua adalah nilai (bisa berupa array, objek, string), ketiga adalah durasi dalam detik. Setelah kedaluwarsa, kunci otomatis dihapus dari cache.

4

Bagaimana cara mengambil nilai dari cache dengan nilai default?

5

Apa keuntungan Cache::remember() dibandingkan Cache::get()?

+15 pertanyaan wawancara

Kuasai Laravel untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis