DevOps

Networking Kubernetes

CNI (Calico, Cilium), NetworkPolicies, kube-proxy, CoreDNS, dasar-dasar Service mesh, troubleshooting latensi DNS

24 pertanyaan wawancara·
Mid-Level
1

Apa itu CNI (Container Network Interface) di Kubernetes?

Jawaban

CNI adalah plugin yang mengimplementasikan antarmuka jaringan untuk container di Kubernetes. CNI bertanggung jawab atas alokasi alamat IP ke pod dan konfigurasi jaringan untuk memungkinkan komunikasi antar pod. Setiap cluster Kubernetes memerlukan CNI untuk berfungsi, dan pilihan CNI memengaruhi fitur jaringan yang tersedia seperti NetworkPolicies atau performa.

2

Apa peran utama kube-proxy dalam cluster Kubernetes?

Jawaban

kube-proxy mempertahankan aturan jaringan pada setiap node untuk memungkinkan komunikasi ke Services Kubernetes. Ia mengimplementasikan konsep Service dengan mengonfigurasi aturan iptables, IPVS, atau nftables untuk merutekan trafik ke pod yang sesuai. Tanpa kube-proxy, Services tidak akan berfungsi dan aplikasi tidak dapat berkomunikasi melalui alamat ClusterIP yang stabil.

3

Apa fungsi CoreDNS di Kubernetes?

Jawaban

CoreDNS menyediakan resolusi DNS dalam cluster Kubernetes, memungkinkan pod untuk menemukan Services berdasarkan nama. Ia secara otomatis menyelesaikan nama dalam format service.namespace.svc.cluster.local ke alamat ClusterIP yang sesuai. CoreDNS sangat penting untuk komunikasi service-to-service dan telah menggantikan kube-dns sejak Kubernetes 1.13.

4

Tipe Service Kubernetes mana yang mengekspos port pada setiap node cluster?

5

Apa perbedaan utama antara Calico dan Flannel?

+21 pertanyaan wawancara

Kuasai DevOps untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis