DevOps

GitOps & ArgoCD

Prinsip GitOps, arsitektur ArgoCD, aplikasi, strategi sinkronisasi, rollback, pemecahan masalah kegagalan sinkronisasi

22 pertanyaan wawancara·
Senior
1

Apa prinsip fundamental dari GitOps?

Jawaban

Prinsip fundamental dari GitOps adalah menggunakan Git sebagai satu-satunya sumber kebenaran (single source of truth) untuk infrastruktur dan aplikasi. Semua perubahan infrastruktur melalui commit Git, yang memberikan auditabilitas, versioning, dan rollback yang mudah. Tool GitOps seperti ArgoCD secara otomatis menyinkronkan status cluster dengan status yang dideklarasikan di Git.

2

Apa arsitektur utama dari ArgoCD?

Jawaban

ArgoCD menggunakan arsitektur pull-based dengan beberapa komponen: Application Controller (menyinkronkan state), Repo Server (mengambil manifest dari Git), API Server (mengekspos REST API), dan Redis (caching). Arsitektur pull ini memungkinkan cluster mengambil perubahan dari Git daripada menerima push deployment dari CI/CD, meningkatkan keamanan dan keandalan.

3

Apa perbedaan antara ArgoCD Application dan ApplicationSet?

Jawaban

Sebuah ArgoCD Application men-deploy satu aplikasi ke cluster dan namespace tertentu. Sebuah ApplicationSet secara otomatis menghasilkan beberapa Application dari template, ideal untuk mengelola beberapa environment (dev, staging, prod) atau beberapa cluster dengan konfigurasi dasar yang sama. ApplicationSet menggunakan generator (Git, List, Cluster, Matrix) untuk membuat Application secara dinamis.

4

Apa arti status OutOfSync di ArgoCD?

5

Apa perbedaan antara Continuous Delivery (CD) dan Continuous Deployment dalam konteks GitOps?

+19 pertanyaan wawancara

Kuasai DevOps untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis