DevOps

Chaos Engineering

Eksperimen chaos, injeksi kegagalan, pengujian resiliensi, Chaos Monkey, gameday, pemecahan masalah resiliensi

20 pertanyaan wawancara·
Senior
1

Apa itu Chaos Engineering?

Jawaban

Chaos Engineering adalah disiplin yang melakukan eksperimen pada sistem terdistribusi untuk membangun keyakinan terhadap kemampuan sistem dalam menghadapi kondisi yang bergejolak di produksi. Pendekatan proaktif ini membantu mengidentifikasi kelemahan sebelum menyebabkan insiden kritis. Berbeda dengan pengujian tradisional, Chaos Engineering berfokus pada pengamatan perilaku sistem secara menyeluruh daripada memverifikasi komponen yang terisolasi.

2

Apa prinsip dasar dari steady state hypothesis dalam Chaos Engineering?

Jawaban

Steady state hypothesis mendefinisikan keadaan normal sistem dalam hal metrik yang dapat diamati sebelum menjalankan eksperimen chaos. Ini memungkinkan pengukuran objektif apakah sistem tetap resilien selama dan setelah injeksi kegagalan. Tanpa hipotesis yang terdefinisi dengan jelas ini, menjadi mustahil untuk menentukan apakah eksperimen berhasil atau gagal, karena tidak ada baseline untuk membandingkan perilaku sistem.

3

Apa itu blast radius dalam konteks Chaos Engineering?

Jawaban

Blast radius mewakili cakupan potensial dampak eksperimen chaos terhadap sistem dan penggunanya. Membatasi blast radius merupakan praktik penting untuk mencegah eksperimen menyebabkan kerusakan yang tidak proporsional. Hal ini dapat dicapai dengan menargetkan sebagian instance, membatasi eksperimen secara geografis, atau menggunakan feature flags untuk mengendalikan paparan pengguna.

4

Apa peran asli Chaos Monkey di Netflix?

5

Apa perbedaan antara Chaos Monkey dan Chaos Gorilla dalam Simian Army Netflix?

+17 pertanyaan wawancara

Kuasai DevOps untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis