Symfony

Cache & Performa

Cache pool, adapter, tag, invalidasi cache, HTTP cache, ESI, integrasi Varnish

20 pertanyaan wawancaraยท
Mid-Level
1

Interface mana yang digunakan Symfony untuk mengimplementasikan sistem cache PSR-6?

Jawaban

Symfony mengimplementasikan standar PSR-6 melalui CacheItemPoolInterface. Interface ini mendefinisikan metode getItem(), hasItem(), deleteItem(), save() dan clear() untuk mengelola item cache. Komponen Cache Symfony menyediakan beberapa adapter (Redis, Memcached, Filesystem, dll.) yang semuanya mengimplementasikan interface ini, memastikan interoperabilitas dengan library PHP lain yang kompatibel dengan PSR-6.

2

Apa adapter cache default yang dikonfigurasi di Symfony untuk lingkungan development?

Jawaban

Di lingkungan development, Symfony secara default menggunakan ArrayAdapter yang menyimpan cache di memori. Cache ini tidak persisten antar request, yang ideal untuk development karena menghindari masalah cache usang saat memodifikasi kode. Di produksi, disarankan menggunakan adapter persisten seperti Redis atau Memcached untuk performa yang lebih baik.

3

Bagaimana cara membuat cache pool kustom dalam konfigurasi Symfony?

Jawaban

Cache pool kustom didefinisikan di bawah kunci framework.cache.pools dalam konfigurasi. Setiap pool dapat menentukan adapter-nya, masa pakai default (default_lifetime), dan secara opsional tags. Misalnya, pool 'app.cache.products' dengan RedisAdapter memungkinkan pengelolaan cache produk secara independen dari data lain, memudahkan invalidasi yang tertarget.

4

Metode mana yang digunakan untuk mengambil nilai dari cache dengan callback komputasi jika tidak ada?

5

Apa keuntungan utama dari cache tags di Symfony?

+17 pertanyaan wawancara

Kuasai Symfony untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis