Spring Boot

Spring WebFlux (Reactive)

Pemrograman reaktif dengan WebFlux, Mono dan Flux, router fungsional, backpressure, reactive streams

25 pertanyaan wawancaraยท
Mid-Level
1

Apa prinsip dasar dari pemrograman reaktif?

Jawaban

Pemrograman reaktif didasarkan pada aliran data asinkron dan propagasi perubahan secara otomatis. Berbeda dengan pemrograman imperatif yang meminta data secara aktif (pull), reaktif mendorong data ke subscriber (push). Ini memungkinkan pembuatan aplikasi non-blocking yang tahan terhadap perubahan beban.

2

Apa perbedaan utama antara Mono dan Flux di Project Reactor?

Jawaban

Mono adalah publisher reaktif yang memancarkan 0 atau 1 elemen, ideal untuk operasi yang mengembalikan satu nilai (seperti findById). Flux memancarkan 0 hingga N elemen, cocok untuk koleksi dan stream (seperti findAll). Pembedaan ini mengoptimalkan performa dan semantik kode dengan menyatakan ekspektasi kardinalitas secara jelas.

3

Kapan sebaiknya menggunakan Mono<T> daripada Flux<T>?

Jawaban

Gunakan Mono ketika operasi mengembalikan maksimal 0 atau 1 hasil, seperti mengambil pengguna berdasarkan ID, menyimpan entitas, atau membuat request HTTP yang mengembalikan satu objek. Ini menyampaikan maksud kode dan memungkinkan optimasi internal. Flux tidak tepat karena menyiratkan koleksi yang berpotensi besar.

4

Apa kasus penggunaan tipikal dari Flux<T>?

5

Apa perbedaan mendasar antara Spring WebFlux dan Spring MVC?

+22 pertanyaan wawancara

Kuasai Spring Boot untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis