React Native

Expo vs React Native Bare

Expo managed workflow, Expo Go, prebuild, Expo Modules, config plugins, kode native kustom, ejection, EAS

18 pertanyaan wawancara·
Mid-Level
1

Apa perbedaan utama antara Expo managed workflow dan bare React Native workflow?

Jawaban

Expo managed workflow mengabstraksi konfigurasi native (ios/ dan android/) dan menangani dependensi native secara otomatis melalui Expo Go atau build cloud EAS. Bare workflow mengekspos folder native lengkap, menawarkan kontrol penuh atas kode native tetapi memerlukan konfigurasi dan pemeliharaan manual proyek Xcode dan Android Studio.

2

Apa itu aplikasi Expo Go dan apa keterbatasan utamanya?

Jawaban

Expo Go adalah aplikasi klien yang dapat diunduh dari App Store dan Play Store yang memungkinkan pengujian instan proyek Expo tanpa build native. Keterbatasan utamanya adalah hanya mendukung modul native yang termasuk dalam SDK Expo. Library dengan kode native kustom tidak berfungsi di Expo Go, sehingga memerlukan development build kustom sebagai gantinya.

3

Apa tujuan dari perintah expo prebuild dalam sebuah proyek Expo?

Jawaban

Perintah expo prebuild menghasilkan folder native ios/ dan android/ dari konfigurasi app.json/app.config.js dan config plugins. Ini adalah konsep Continuous Native Generation (CNG): folder native dihasilkan sesuai kebutuhan alih-alih dipelihara secara manual. Hal ini memungkinkan memiliki proyek managed dengan kemampuan bare saat diperlukan.

4

Apa itu development build dalam ekosistem Expo?

5

Untuk apa config plugins digunakan dalam Expo?

+15 pertanyaan wawancara

Kuasai React Native untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis