Go

Testing

testing package, test tables, benchmarks, examples, coverage, testify, mocking

22 pertanyaan wawancaraยท
Mid-Level
1

Apa konvensi penamaan untuk file test di Go?

Jawaban

Di Go, file test harus memiliki sufiks _test.go dan ditempatkan di package yang sama dengan kode yang diuji. Misalnya, untuk menguji main.go, buat main_test.go. Konvensi ini memungkinkan perintah go test menemukan file test secara otomatis tanpa konfigurasi tambahan.

2

Apa signature yang benar untuk fungsi test di Go?

Jawaban

Fungsi test di Go harus diawali dengan Test, menerima satu parameter bertipe *testing.T, dan tidak mengembalikan apa pun. Nama harus diawali huruf kapital agar diekspor. Misalnya, func TestAdd(t *testing.T). Parameter t memungkinkan pelaporan kegagalan dengan t.Error, t.Fail, t.Fatal, dll.

3

Apa perbedaan antara t.Error dan t.Fatal?

Jawaban

t.Error menandai test sebagai gagal tetapi melanjutkan eksekusi test, memungkinkan deteksi beberapa error. t.Fatal menandai test sebagai gagal dan segera menghentikan eksekusi test saat ini. Gunakan t.Fatal ketika sebuah prasyarat kritis gagal dan melanjutkan tidak masuk akal, seperti kegagalan setup atau nilai nil yang tidak terduga.

4

Bagaimana cara menjalankan hanya satu test spesifik bernama TestAdd?

5

Apa itu test table-driven di Go?

+19 pertanyaan wawancara

Kuasai Go untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis