Django

Django & Docker

Dockerfile, docker-compose, multi-stage builds, volume, jaringan, development vs production

20 pertanyaan wawancara·
Senior
1

Base image mana yang direkomendasikan untuk aplikasi Django di production?

Jawaban

Image python:3.x-slim direkomendasikan karena menawarkan keseimbangan antara ukuran yang kecil dan kompatibilitas. Image ini berisi library penting sambil menghindari dependency yang tidak perlu dari image lengkap. Image Alpine, meski lebih ringan, dapat menyebabkan masalah kompatibilitas dengan beberapa library Python yang dikompilasi (seperti psycopg2).

2

Apa keuntungan utama dari multi-stage build untuk aplikasi Django?

Jawaban

Multi-stage build secara signifikan mengurangi ukuran image akhir dengan memisahkan environment build (dengan semua tool kompilasi) dari environment runtime. Dependency dikompilasi pada stage pertama, lalu hanya file yang diperlukan yang disalin ke image akhir, mengecualikan tool build, file sementara, dan cache.

3

Dalam docker-compose.yml, bagaimana memastikan container Django menunggu sampai PostgreSQL siap menerima koneksi?

Jawaban

Direktif depends_on saja hanya menjamin startup container, bukan ketersediaan service. Untuk menunggu sampai PostgreSQL benar-benar siap, gunakan script wait-for-it.sh atau dockerize, atau kondisi service_healthy dengan healthcheck. Pendekatan ini mencegah error koneksi saat aplikasi Django dimulai.

4

Apa perbedaan antara COPY dan ADD dalam Dockerfile untuk aplikasi Django?

5

Bagaimana mengoptimalkan caching layer Docker saat menginstal dependency Python?

+17 pertanyaan wawancara

Kuasai Django untuk wawancara berikutnya

Akses semua pertanyaan, flashcards, tes teknis, latihan code review dan simulator wawancara.

Mulai gratis